Sistem kontrol, yang terkadang dikenal sebagai “otak” dari mesin pembuat tisu basah, bertanggung jawab atas setiap lipatan yang sempurna, potongan yang presisi, dan segel yang rapat.
PLC (Programmable Logic Controller), sebuah komputer industri yang mengelola semua operasi, mulai dari pengumpanan kain dan pemberian cairan hingga pemotongan, pengemasan, dan penyegelan, merupakan fondasi bagi sebagian besar mesin tisu basah modern. Beberapa sensor dan detektor yang ditempatkan di sepanjang jalur produksi memberikan input ke PLC, memastikan proses berjalan lancar dan kesalahan dapat segera diidentifikasi.
HMI (Antarmuka Manusia-Mesin) layar sentuh memungkinkan operator berkomunikasi dengan mesin. Mereka dapat mengatur tingkat kelembapan, menyesuaikan ukuran lap, mengatur kecepatan produksi, dan mengatasi masalah secara real-time dengan panel yang mudah digunakan ini.
Banyak mesin juga dilengkapi peringatan otomatis dan fungsi penghentian untuk jaminan kualitas dan keamanan. Untuk mencegah kerusakan atau barang cacat, sistem menghentikan produksi jika gulungan habis, level cairan turun, atau terjadi kesalahan pengisian.
Beberapa versi yang lebih canggih juga terhubung ke platform IoT atau sistem pemantauan jarak jauh, yang memungkinkan personel memantau kinerja, menerima pemberitahuan pemeliharaan, dan menyesuaikan pengaturan dari jarak jauh.
Singkatnya, sistem kontrol menjaga produksi tetap stabil dan meminimalkan waktu henti dengan memastikan mesin beroperasi secara tepat, efektif, dan aman.